Cari Posting Lainnya

Sabtu, 23 Maret 2013

Many Ways to Dulce de Leche

Waktu pertama kali baca namanya, saya pikir Dulce de Leche ini sejenis dessert; kue atau pudding. Nggak tahunya, ini adalah nama keren dari susu kental manis yang direbus. Dan ternyata saya sering bikin untuk Medovik :D

Berkat Medovik, jadi kenal Dulce de Leche <3

Kenapa saya share di sini? Karena rasanya enaaaak banget! Malah saya lihat ada teman yang merebus susu kentalnya selama 4 jam lebih, sampai teksturnya jadi agak memadat seperti toffee.

Saya hanya merebus sampai 2 jam, soalnya butuhnya yang agak encer.

Kalau direbus lebih lama lagi, jadinya lebih kental dan lebih enaak!

Cara buatnya mudah sekali, teorinya sih tinggal cemplungin susu kental manis beserta kalengnya ke dalam panci berisi air sampai seluruh kaleng terendam. Setelah itu direbus selama 2 jam (atau sampai 4 jam untuk menghasilkan tekstur toffee). Semakin lama merebusnya, semakin kental dan sedap rasanya.



Tapi mengingat kaleng susu kentalnya ikut direbus, saya prihatin juga. Apalagi rebusnya lama, sampai lebih dari 2 jam. Untung dapat pencerahan dari Natashas Kitchen, kalau susu kentalnya bisa dipindahkan dulu ke tempat selai, baru kemudian direbus. Yang penting, tempat selainya harus yang bagus, supaya tutupnya rapat dan nggak kemasukan air.

Pastikan semuanya terendam air ya.

Ada juga yang membuat Dulce de Leche dengan cara memindahkan susu kentalnya ke loyang pie, terus dipanggang selama 2-3 jam dengan cara au bain marie.

Metode lainnya, bisa juga dengan cara double boiler. Susu kentalnya dituang ke mangkok stainless, letakkan mangkok di atas panci yang berisi air (pancinya kalau bisa lebih kecil dari mangkoknya). Tumpangkan panci ke atas kompor, nyalakan api kecil, masak susunya selama 3 jam sambil diaduk sesekali supaya tidak hangus. Repot juga ya?

Metode double boiler. Gambar diambil dari http://unsophisticook.com/how-to-make-a-double-boiler/

Kalau metode yang saya pakai, cuma perlu ditengok sesekali supaya ketinggian airnya selalu cukup. Jadi tempat selainya selalu terendam air. Banyak lho resep yang pakai Dulce de Leche ini, dan sebenarnya sih nggak perlu diutak-atik juga udah enak banget. Penasaran? Ayo bikin :D

Rabu, 13 Maret 2013

Pudding Custard Kopi Moka

Akhirnyaa! Setelah sibuk dengan proyek Imlek, event akbar Home Made Food Fiesta-nya NCC, dan proyek Valentine (meski telat seminggu) di bulan Februari kemarin, saya akhirnya bisa nge-blog juga! Saking banyaknya resep yang mau saya bagi, sampai bingung mau nulis apa. Pertama-tama, pamer meja baru dulu ya. Hehehehehehe.

Meja baru, pamer dulu :D

Seneng nih, soalnya dulu meja di dapur itu sempiiit banget, begitu ada orderan kue, langsung habis lah space kerjanya. Sekarang punya meja yang besarnya 2x lipat, kerjanya jadi leluasa.

Mejanya dibuatkan sama suami tercintah, dari barang-barang bekas dan seadanya sih. Tapi sesuai banget lah dengan kebutuhan. Permukaan mejanya diberi keramik warna putih yang tidak mengkilap supaya bisa sekalian untuk background foto. Hihuyy! Jadi sekarang kalau mau foto hasil berantakin dapur, gak usah gelar kertas putih dulu :D

Back to the recipe, salah satu yang sempat saya eksekusi dan rasanya amazingly delicious adalah Pudding Custard Mocca. Seperti biasa, saat penjajalan dimulai sih saya nggak banyak berharap. Apalagi saya nggak punya ramekin, walhasil manggangnya sebagian pakai mug kecil, sebagian pakai cup kertas untuk cupcake (yang dalamnya ada lapisan licinnya).


Enak banget dimakan saat cuaca panas terik.

Begitu jadi, sambil menahan diri, saya dinginkan beberapa cup di freezer. Eh ternyata enak banget! Rasanya lembut dan wangi kopi banget (Iyalah, ini kan resep NCC!). Tanpa sadar habis deh 1 cup. Tapi memang harusnya didinginkan secara perlahan sih, soalnya pudding sisanya yang saya biarkan semalaman di kulkas malah lebih enak lagi rasanya.

Habis difoto, disendokin, masuk mulut deh.. hehehehe. Teksturnya lembut banget!

Cara buatnya juga sangat mudah, yang penting perhatikan aja waktu manggangnya ya, jangan terlalu lama atau terlalu sebentar. Kalau terlalu lama sih sepertinya bisa menciut nanti. Monggo resepnya diintip :D

Coffee Mocca Custard Pudding 
Penulis : Fatmah Bahalwan (resep aslinya ada di sini)


Waktu mengocok telurnya, jangan terlalu semangat supaya teksturnya bagus.
Bahan:
500 ml susu cair
150 gr gula pasir
1 sdm kopi instan
1 sdt pasta Mocca (saya pakai 1 sdm bubuk cokelat)
5 btr telur
1 sdt tepung custard

Method :
 
1. Panaskan susu, masukkan kopi instan, aduk rata. Dinginkan. 
2. Menggunakan balloon whisk, kocok telur dan gula hingga gula larut, tuangi susu sedikit demi sedikit sambil tetap diaduk hingga rata. 
3. Larutkan tepung custard dengan sedikit air, tuangkan dalam adonan telur, aduk rata. Tambahkan pasta mocca, aduk rata, saring. 
4. Tuang adonan kedalam beberapa cup alumunium foil (bisa juga pakai ramekin ukuran kecil atau cupcase seperti saya), lalu panggang dalam oven dengan cara Bain Marie (panggang sambil direndam air panas), suhu 180’C selama kurang lebih 1 jam. 
5. Angkat, dinginkan, sajikan. (Lebih enak kalau dimakan setelah didinginkan terlebih dahulu dalam kulkas.)