Postingan

Menampilkan postingan dengan label tradisional

My Epic Easy Kimchi (Mak Kimchi) Project

Gambar
Ini sebenarnya udah dikerjakan sejak lama, kalau nggak salah tahun 2012 kemarin. Tapi saya lupa terus mau cerita di sini. Waktu itu saya tergila-gila banget sama kimchi (sekarang juga sih), jadi saya betul-betul bertekad untuk bikin kimchi homemade . Kebetulan waktu itu saya juga baru aja ikutan gathering dengan Maangchi , dan sempat mencicipi kimchi buatan Mariska yang enak banget. Jadi makin semangat deh untuk menjajal resep kimchi . Fresh handmade kimchi , jauuuh lebih enak daripada yang kemasan. Yang saya coba ini resep untuk kimchi yang simpel, kalau kata Maangchi, ini easy kimchi . Soalnya bahannya dipotong-potong dulu sebelum diaduk rata dengan bumbunya. Ini benar-benar mempermudah dalam proses pengerjaan, karena kalau bahannya masih utuh, agak sulit membalurkan bahan bumbu ke sayurannya sampai rata. Setelah jadi, kimchi -nya bisa langsung disantap. Nah, kalau kita berhasil, kimchi -nya pasti sudah enak rasanya meski belum terfermentasi. Masa penyimpanan si kim...

Indonesian Perkedel (Potato Pancakes)

Gambar
Okay, so this will be my first post in English (hopefully it won't be my last). I decided to post about Indonesian Perkedel (Per-Ga-Dell) because lately I notice some similarities between Perkedel  and Japanese Korokke.  So I think maybe this is the kind of food that travels around the world and been through some adaptation here and there. Hopefully it can be as famous as Korokke  :D I always love Perkedel , can't even resist to eat one if I encountered with it. So the fact that it can be done with so many methods excites me. I remember I used to help my Mom made Perkedel. We always made it using mortar and pestle, everything is smashed except for the green onions, so it was a lot of work. And because our family consists of many people, my mom had to went and make quite a lot of them. That is why it became a rare and exclusive menu in our family. Basically, most ingredients works well with Perkedel. I've already done quite a lot of experiment with it. Of co...

Serba Ubi Ungu, Kue Lumpur & Bola Ubi

Gambar
Sebenarnya udah diniatin mau blogging rutin tiap bulan, tapi ternyata susah juga ya bagi waktunya. Saya bersyukur banget, belakangan Eggtart sudah mulai ada penggemar tetapnya. Meski sibuk, tapi puas dan senang :D Tadinya saya nemu resep yang berbahan dasar ubi ungu karena iseng bereksperimen dengan cheese cake. Setelah selesai dengan cheese cake , ternyata ubi ungunya sisa lumayan banyak. Akhirnya browsing deh nyari resep, dan ujung-ujungnya pilihan tetep jatuh ke resep NCC. Bola Ubi Ungu yang legit, di tengahnya disisipin gula merah. Nah, tanpa berpanjang lebar, silakan diintip resepnya. Dua-duanya resep yang sangat simpel, tapi enak sekali dijadiin camilan sore-sore. Saya pribadi suka banget sama ubi ungu karena teksturnya lebih legit dan warnanya lebih cantik dibanding ubi merah atau putih. Kue Lumpur Ubi Ungu Resep aslinya dari NCC Bahan :  *Kalau cuma untuk dimakan berdua seperti saya, bikinnya 1/2 atau 1/4 resep aja ya. 500 gr gula pas...

Kue Talas Ebi Pontianak

Gambar
Dulu sewaktu masih kecil, saya suka sekali jajan. Saya ingat dulu di sekitar rumah, tiap hari lewat ibu penjual pecel dan ibu penjual bubur sum-sum. Waktu itu masih tahun 90-an, jajanan yang ada belum seaneh sekarang, yang katanya ditambahi bahan ini itu supaya anti busuk. Banyak sekali jajanan yang sering saya makan waktu kecil, yang tidak dijual di pasaran. Kalaupun ada, rasanya sudah berubah jauh dari yang dulu saya makan. Satu-satunya cara untuk menikmati beberapa item yang sulit dicari itu, kalau nggak beli ya turun tangan sendiri ke dapur. Maaf ya fotonya cuma ada dua. Nggak sempat foto lagi karena langsung ludes :D Tapi untuk bikin sendiri, kadang saya nggak punya resepnya. Kalaupun mau tanya ke nyokap, dia juga hanya bisa kira-kira. Hehehe.. kalau judulnya udah kira-kira sih, saya lebih baik nggak minta resepnya. Feeling saya jelek sihh. Hal inilah yang sepertinya jadi latar belakang dimulainya event Jajan Tradisional Indonesia Week di NCC. Sejak hari pertama aja...

Gemblong = Puncak

Gambar
Saya ingat dulu waktu masih kecil, Puncak itu tempat yang sangat menyenangkan, sejuk, banyak pepohonan, dan rasanya dulu bepergian ke Puncak itu mewah banget. Dulu nyokap sering banget bawa bekal nasi uduk, ayam goreng plus sambal-sambal andalannya kalau mau pergi ke Puncak dan entah kenapa kalau makan di sana, semuanya terasa enak. Hehehe.. Yang paling sering menguras uang jajan saya di Puncak itu Rujak Bebeug dan Gemblong. Mungkin karena penjualnya bertebaran dimana-mana, dan 2 menu itu seolah-olah dicap jadi ciri khasnya Puncak. Gemblong jaman dulu rasanya masih enak, harganya juga murah. Sekarang, tiap kali ketemu penjual Gemblong, pasti ngeri duluan kalau lihat warnanya. Lagipula bentuknya juga udah nggak menggiurkan lagi. jadi malas deh belinya. Padahal kepingin banget. Waktu itu karena saking kangennya sama Gemblong, sampe bela-belain beli di depan Bogor Permai, satunya kalau nggak salah udah 1000 lebih (atau itu harga wiken, nggak tau juga ya.. hehehe). Begitu dimakan...

Hanjuang, Bandrek with Attitude

Gambar
Semenjak tahu kalau Bandrek itu cuma air jahe dikasih krim ato santen, jadi doyaan banget (tadinya kirain bandrek itu semacem jamu). Soalnya rasanya enak dan fungsinya gak sehebring STMJ--susu telor jahe madu, yang katanya bisa nambah stamina- Apalagi sejak ketemu Bandrek instan, tinggal seduh air panas.. jadi deh. Rasanya juga menurut saya enak, nggak terlalu manis. Yang saya coba baru merk Hanjuang sih, belum tahu juga kalau yang lain kayak gimana. Kemarin sempet liat juga di supermarket ada yang harganya premium banget. Mungkin rasanya lebih enak kali ya.. Tapi saya tetep suka banget sama si Hanjuang, terutama karena packagingnya yang Indonesia banget. Variannya juga ternyata bukan hanya Bandrek, ada Bandrek Cokelat, Sekoteng, Bajigur, Kopi Bandrek dan lain-lain. Bandreknya aja ada 2 macem, yang "normal" dan yang "khusus dewasa". Hahahaha.. jujur sempet ngakak juga pas baca label "khusus dewasa"-nya. Soalnya terkesan kayak obat kuat gitu. T...

Bogor dan Jajanannya

Gambar
Kalau ada waktu dan sempet main ke Bogor, luangkanlah waktu untuk mencicipi jajanan khasnya. Mulai dari toge goreng, Bir kocok, sotomie, laksa, soto kuning dan makanan Sunda lain-lain yang tersebar di seantero kota Bogor. Sebenarnya saya juga bukan asli orang Bogor, saya termasuk pendatang. Jadi saya belum tahu persis apa jajanan khasnya kota ini. Yang saya tahu ya mereka-mereka yang saya sebutkan tadi, dan kebetulan saya sempat meluangkan waktu untuk mencicipi masing-masing jenis jajanan itu. Nah, yang mau saya bahas ini jajanan versi saya : 1. Laksa Bogor  Pertama kali nyicipin laksa ini di Mal Botani Square yang letaknya di pusat kota Bogor. Standnya ada di area food court . Waktu itu judulnya Laksa Cibinong kalau nggak salah, ternyata nggak mengecewakan lho.. rasanya enak, persis seperti bayangan saya. Dominan kunyit, kuahnya harummm banget, mirip soto kuning. Kebetulan yang saya makan waktu itu kuah santannya kental. Isinya ada bihun, potongan telur rebus, kalau ngga...

Balada Kentang Teri & Petai

Gambar
Resep andalan tiap kali bingung planning lauk makan, tinggal dimodif aja pengen pedesnya sedang atau megap-megap. Udah sempet diotak-atik puluhan kali resepnya, intinya sih suka-suka aja soalnya saya termasuk salah satu penganut aliran masaknya Jamie Oliver.. hehehe yang rada rustic dan gak suka masakan yang terlalu saklek ato terlalu "rapih". Kadang kalo makanan terlalu "perfect", malah jadi kurang menggiurkan.. tapi itu sih selera saya :D Kalo udah ngerti resep dasarnya, bahannya bisa diubah sesuka kita :  *petai diilangin, ganti pake ati ayam? Bisaaa (tapi daku sih lebih doyan aroma petai daripada ati) *gak suka tomat, diskip aja? Bisaaa *Gak doyan teri, ilangin? Bisaaa Ini sebenernya modifikasi abis dari resep asli nyokap, sambal pete udang. Ntar kapan-kapan kalo ketemu udangnya, dipraktekin deh resepnya supaya bisa dilaporin disini, hehehe. BALADO KENTANG-TERI-PETAI-TOMAT Bahan : 5 bh kentang uk sedang 2 papan petai yang ...